Rabu, Januari 29, 2025

Pemilik Shio Ciong di Tahun Ular Kayu Diminta Mawas Diri

Peserta menampilkan kreasi seni budaya pada kirab tradisi Grebeg Sudiro menjelang Imlek di Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/1/2025). Selain mengangkat potensi daerah untuk mendorong meningkatnya kunjungan pariwisata di Kota Solo, tradisi itu digelar sebagai simbol akulturasi masyarakat Jawa dan warga etnis Tionghoa di Solo yang hidup rukun dan saling toleran. Foto: ANTARA

berita-sekejap, JAKARTA
- Pakar feng shui Yulius Fang, seperti dikutip dari Antara mengingatkan pemilik shio yang diprediksi mengalami ciong pada Tahun Ular Kayu, yang dimulai pada Tahun Baru Imlek 29 Januari, untuk memandang energi tersebut sebagai peluang perubahan.

Menurut Yulius, shio yang mengalami ciong tahun ini adalah shio babi, monyet, macan, dan ular. Ciong bukan berarti nasib buruk semata, melainkan potensi perubahan untuk keluar dari zona nyaman.

"Perubahan bisa terjadi dalam berbagai aspek, seperti pekerjaan, tempat tinggal, atau hubungan. Meski tidak nyaman, hasilnya tetap bisa positif jika fokus pada solusi," kata Yulius.

Yulius mengingatkan bahwa energi ciong berpotensi membuat diri menjadi lebih sibuk, sehingga banyak hal yang perlu diurus. Untuk itu diperlukan ketahanan dan ketenangan diri dalam menghadapi permasalahan. 

Jumat, Januari 24, 2025

ICW: 100 Hari Prabowo Gibran Pemberantasan Korupsi Masih Minim

Dokuemtasi, Prabowo Gibran. Foto: Ist

berita sekejap, JAKARTA
- Pemberantasan korupsi menjadi salah satu agenda utama yang diusung oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran melalui Astacita, dengan delapan misi yang mencakup reformasi politik, hukum, birokrasi, serta penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi. 

Namun, dalam 100 hari awal pemerintahan ini, implementasi agenda tersebut menuai kritik, terutama dari ICW, yang mencatat beberapa indikasi lemahnya upaya konkret dalam merealisasikan janji-janji tersebut. 

Berikut adalah refleksi dan proyeksi pemberantasan korupsi pada 2025:

Refleksi Pemberantasan Korupsi 2024

  1. Janji Agenda Astacita:

    • Komitmen memperkuat KPK, Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman dengan jaminan non-intervensi.
    • Pembangunan KPK sebagai center of excellence untuk pemberantasan korupsi preventif.
    • Pengaturan pendanaan politik yang transparan dan edukasi anti-korupsi bagi generasi muda.
  2. Realitas Implementasi:

    • Belum ada langkah progresif untuk memperkuat independensi KPK atau penegakan hukum.
    • Minimnya tindak lanjut konkret dalam sistem pendanaan politik yang transparan.
    • Pernyataan Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi belum diterjemahkan dalam kebijakan substantif, memperlihatkan inkonsistensi antara retorika dan tindakan.
  3. Faktor Penghambat:

    • Gejolak politik pasca-Pemilu 2024 yang memengaruhi stabilitas pemerintahan.
    • Warisan kebijakan era Jokowi yang memengaruhi sistem pemberantasan korupsi, termasuk revisi UU KPK dan kontroversi pemilihan pimpinan KPK.

Kamis, Januari 23, 2025

Kami Rita Sherpa, Penakluk Everest dengan 30 Pendakian

Kami Rita Sherpa, seorang pendaki gunung legendaris asal Nepal. Ia merupakan orang yang paling sering mencapai puncak Everest, yakni sebanyak 30 kali. Foto: Ist

berita-sekejap, JAKARTA - Kami Rita Sherpa, seorang pendaki gunung legendaris asal Nepal, telah mencatatkan namanya dalam sejarah, sebagai orang yang paling sering mencapai puncak Gunung Everest

Hingga saat ini, ia telah menaklukkan puncak tertinggi dunia itu sebanyak 30 kali. Sebuah pencapaian luar biasa yang memperlihatkan dedikasi, keberanian, dan keahliannya sebagai seorang sherpa (pemandu gunung).

Awal karir

Lahir pada tahun 1970 di desa Thame, wilayah Solukhumbu, Nepal, Kami Rita tumbuh di tengah keluarga pendaki gunung. Ayahnya, seorang sherpa yang membantu ekspedisi pendakian, sehingga Kami Rita pun akrab dengan dunia pendakian sejak kecil. 

Terinspirasi oleh ayahnya, ia memulai karirnya sebagai porter saat remaja. Ia kerap membawa perbekalan untuk para pendaki yang ingin mencapai puncak Everest.

Rabu, Januari 22, 2025

Menteri KKP: Pagar Laut Dibuat Terstruktur jadi Daratan

berita-sekejab. JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan pagar laut dibuat secara terstruktur untuk menahan abrasi, yang seiring berjalannya waktu akan berubah menjadi daratan.

"Dulu itu kan tempat nelayan yang membuat penangkaran untuk kerang, jadi kita berpikirnya ke arah sana. Tapi ketika dia terstruktur, maka itu adalah untuk menahan abrasi," ujar Trenggono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/1).

Wahyu menambahkan, "Jadi kalau untuk menahan abrasi, lama-lama jadi dangkal, kalau sudah jadi dangkal kemudian jadi daratan."

Trenggono menjelaskan pembangunan pagar laut mulai masif dilakukan pada 2024. Namun, dirinya telah memastikan bahwa pagar laut tersebut ilegal dan dilakukan pembongkaran.

Selasa, Januari 21, 2025

Pelantikan Presiden AS, Trump: AS Hanya Akui Kelamin Pria dan Wanita

Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. Trump telah dilantik kongres setelah memenangkan Pilpres AS bersama Wakil Presiden JD Vance. Foto: youtube@foxnews

berita-sekejap, JAKARTA
- Presiden ke-47 AS, Donald Trump, memastikan Amerika Serikat hanya akan mengakui dua jenis kelamin yakni pria dan wanita. Hal itu diungkapkan Trump di Capitol Rotunda,Washington DC dalam pidato pelantikannya pada Selasa (21/1) dini hari.
"Hari ini akan jadi kebijakan resmi Amerika Serikat, bahwa hanya ada dua jenis kelamin, yakni pria dan wanita," terang Trump.
Karena itu, Donald Trump akan menghentikan kebijakan yang mencoba merekayasa ras dan jenis kelamin secara sosial yang selama ini muncul dalam sejumlah aspek, baik kehidupan sosial maupun pribadi.
"Kami akan membentuk masyarakat yang tidak memandang warna kulit dan sesuai prestasi," kata Trump.

ANTARA - Lingkungan

Climate Change News - ENN