![]() |
| (sumber: http://presidenri.go.id/wp-content) |
1. Tuhan terlalu besar untuk 1 agama, surga terlalu besar untuk 1 umat, oleh karena itu jadilah ikut berpikir besar dengan memahami makna ke-Ilahian bahwa yang penting itu adalah esensinya.
2. Menjadi adil artinya paham bahwa Bumi ini bukan untuk kau sendiri, bukan hanya untuk golonganmu, sukumu, bangsamu, agamamu. Hidup ini untuk berbagi.
3. Satu hal yang mengikat kita adalah kita sama-sama tinggal di tanah air Indonesia. Oleh karena itu taatilah hukum di Indonesia.
4. Pemerintah adalah pelayan dan abdi rakyat. Bukan bos dan semena-mena, menyalahgunakan wewenang, menunggangi dan memanipulasi rakyat, maling duit rakyat.
5. Negara Indonesia ini sangat sangat cukup untuk menyejahterakan dan memakmurkan seluruh warganya, tapi tidak akan cukup untuk memenuhi keserakahan segelintir konspirasi penguasa dan pengusaha.
--Bli Robi, Vokalis Navicula
Baru-baru ini, sebuah video menjadi viral lantaran seorang anak berusia 15 tahun mengalami Persekusi atau perlakuan buruk, penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama, atau pandangan politik. Remaja yang bernama Putra Mario Alfian ditampar sejumlah orang yang mengaku Front Pembela Islam dan diminta tandatangan surat bermaterai permintaan maaf karena dianggap telah menghina ulamanya, Rizieq Shihab.
2. Menjadi adil artinya paham bahwa Bumi ini bukan untuk kau sendiri, bukan hanya untuk golonganmu, sukumu, bangsamu, agamamu. Hidup ini untuk berbagi.
3. Satu hal yang mengikat kita adalah kita sama-sama tinggal di tanah air Indonesia. Oleh karena itu taatilah hukum di Indonesia.
4. Pemerintah adalah pelayan dan abdi rakyat. Bukan bos dan semena-mena, menyalahgunakan wewenang, menunggangi dan memanipulasi rakyat, maling duit rakyat.
5. Negara Indonesia ini sangat sangat cukup untuk menyejahterakan dan memakmurkan seluruh warganya, tapi tidak akan cukup untuk memenuhi keserakahan segelintir konspirasi penguasa dan pengusaha.
--Bli Robi, Vokalis Navicula
Baru-baru ini, sebuah video menjadi viral lantaran seorang anak berusia 15 tahun mengalami Persekusi atau perlakuan buruk, penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama, atau pandangan politik. Remaja yang bernama Putra Mario Alfian ditampar sejumlah orang yang mengaku Front Pembela Islam dan diminta tandatangan surat bermaterai permintaan maaf karena dianggap telah menghina ulamanya, Rizieq Shihab.
Seminggu sebelumnya, ledakan di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur akibat bom bunuh diri cukup mengagetkan masyarakat. Sebelumnya tidak ada yang menyangka bahaya laten terorisme begitu nyata. Akibat kejadian itu, 3 polisi meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka. Aksi itu juga menjadi bukti munculnya radikalisme agama.
