![]() |
| (Pasca G 30 September 1965. sumber: IPHOS) |
Beberapa hari terakhir, frasa “Komunis” kembali menggema di ruang-ruang warga, khususnya melalui media mainstream dan media sosial. Banyak yang ujuk-ujuk menolaknya tanpa pernah tahu akar persoalannya secara benar. Pun, ada banyak orang yang saking “alergi”nya dengan kata komunis, menganggapnya sebagai sebuah paham yang harus dijauhi. Dimusuhi karena dianggap bertentangan dengan Pancasila. Dimusnahkan, hingga hilang tak berbekas.
Mengetahui fenomena itu, iseng-iseng saya mengadakan riset kecil-kecilan, untuk mencari tahu mengapa deman anti-komunis kembali mengemuka. Mengapa banyak orang yang teriak lantang “Komunis harus dihancurkan, dibasmi hingga ke akar-akarnya”. Sudah sebegitu paranoidkah, kita, sebagai sebuah bangsa?
