Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 20, 2015

Wow... Provinsi Konservasi Terbentuk

(Guide lokal di Raja Ampat sedang berpose di depan sea fan. Foto: Jacko Agun)

Bagi mereka yang pernah mendatangi wilayah kepala burung Papua, pastinya setuju jika provinsi terbaru papua itu dinobatkan sebagai  kawasan konservasi yang harus dilindungi dan dilestarikan. Bayangin aja, di wilayah perairan laut Papua Barat yang juga dikenal dengan Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) merupakan pusat keanekaragaman hayati laut, yang juga merupakan jantung segitiga karang dunia.

Data terakhir yang dimiliki oleh Provinsi Papua Barat menyebut Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) memiliki keragaman karang tertinggi di dunia, dengan lebih dari 1720 spesies ikan karang dan 600 karang scleractinia (sekitar 75% dari total yang ada dunia).

Di BLKB juga terdapat  habitat penting spesies laut yang terancam punah, termasuk penyu dan cetacea. Potensi daratan di Papua Barat juga tidak kalah menarik. Hutan yang masih alami menjadi tempat tinggal 657 burung, 191 jenis mamalia darat, 130 jenis katak, dan 151 jenis ikan air tawar.

Sebagai   wilayah   yang   dianugerahi   sumberdaya   alam   yang   melimpah, Papua Barat tidak menginginkan kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah lain di Indonesia terjadi di surga Papua. Praktik pengelolaan sumberdaya alam harus dilakukan secara bijak, hati-hati, tidak eksploitaf dan harus dapat memberikan  keadilan  sosial dan   lingkungan  secara  terus menerus.  

ANTARA - Lingkungan

Climate Change News - ENN