Tampilkan postingan dengan label Pegunungan Kendeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pegunungan Kendeng. Tampilkan semua postingan

Senin, Maret 20, 2017

Jerit Pilu Masyarakat Kendeng

(source: https://boemimahardika.files.wordpress.com)
"Hari ini kami upacara, berdoa, dan bercerita. Saya bilang ke teman-teman, masih semangat atau sudah kendor? Katanya nggak. Sudah pengen dibongkar atau nggak? Katanya kalau belum ketemu Pak Jokowi, belum mau dibongkar,"
--Gunarti, warga asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah

Sepekan sudah para petani asal Kendeng, melakukan aksi menyemen kaki mereka di depan Istana Kepresidenan. Petani yang melakukan penolakan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah itu tidak akan pulang sebelum bertemu Presiden Joko Widodo

Minggu, Juli 03, 2016

Navicula; Jurnalisme Bermusik

(Video Musik "Kartini" Navicula)

Ada nggak ada uang, terkenal nggak terkenal, masuk majalah Rollingstone atau masuk majalah Liberty, rekaman di Hollywood atau rekaman di kandang babi, kami memang akan terus main musik. Ini adalah hobi, ini adalah kegemaran, ini adalah asupan nutrisi untuk jiwa kami… Ya, ini adalah hidup kami. 
-Gede Robi, Vokalis Navicula

Mei 2016 merupakan 20 tahun berkiprahnya Navicula di belantara musik Indonesia. Band Indie asal Bali itu telah memberi warna berbeda yang sulit dicarikan padanannya dengan band-band rock saat ini, demikian penilaian subjektif saya. Lirik-liriknya sarat pesan aktivisme (lingkungan, sosial dan HAM) dan semangat tentang damai, cinta dan kebebasan.

Navicula (bahasa Latin) yang artinya kapal kecil, diambil dari nama sejenis ganggang emas bersel satu, --berbentuk seperti kapal--, kini sedang menghadapi “Samudera” yang terus bergelora. Samudera itu adalah industri musik yang penuh perubahan. Penuh dinamika.

ANTARA - Lingkungan

Climate Change News - ENN