Minggu, Juli 19, 2015

Ketika ia berbicara kepadaku...

(source: https://communicationvisually.files.wordpress.com/2011/09/self-portrait-with-pencil2.jpg)

...
Malam menjelang subuh, ketika ia  sibuk berselancar di dunia maya. Itu pun dengan kuota internet yang cenderung mbyar pet. Pertanda, harus bijak  memilih laman yang akan dikunjungi. Dari begitu banyak situs, hanya satu yang menarik hatinya. Itupun bukan situs berita, media sosial apalagi situs porno. Tidak. Kali ini pilihannya jatuh pada sebuah blog.

Sebuah blog yang begitu sederhana. Saat membaca sekilas, terkesan jika postingan-postingan itu berawal dari ide dan pola pikir yang begitu matang. Hanya sayang, ternyata cukup lama penulisnya  tidak lagi menorehkan uneg-unegnya di blog itu. Kayaknya lebih dari 6 bulan, atau jangan-jangan lebih. Tapi sudahlah, hal itu gak terlalu penting.

Rabu, Mei 06, 2015

Yuk, Nikmati Indahnya "Maratua Jazz & Dive Fiesta 2015"

Kegiatan Maratua Jazz & Dive Fiesta akan diadakan di P. Maratua, Kalimantan Timur pada September 2015
Menyatukan dua kegiatan yang nyata-nyata berbeda dalam sebuah kegiatan bersama, sungguh merupakan keunikan tersendiri. Adalah kegiatan menyelam dan festival musik jazz, menjadi suguhan menarik yang tak boleh dilewatkan di penghujung tahun ini. Kegiatan itu pun dirangkum dalam acara “Maratua Jazz and Dive Fiesta 2015”

Indonesia memang kaya akan sumberdaya alam yang menakjubkan. Untaian kepulauan yang sambung menyambung, khususnya di sisi terluar, ternyata menyimpan segudang pesona dan potensi yang tidak bisa dianggap enteng.

Saat ini terdapat sebanyak 92 pulau yang diklasifikasikan sebagai Pulau-pulau Kecil Terluar (PPKT) yang menyebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 61 pulau diantaranya, sampai saat ini tidak berpenduduk.

Salah satu dari pulau-pulau terluar itu adalah Pulau Maratua. Pulau Maratua merupakan pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi yang berbatasan dengan negara Malaysia dan merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Selasa, Oktober 28, 2014

Kidzania, Bermain Tiada Akhir

Sketsa lokasi Kidzania Jakarta. (sumber: www. kidzania.co.id)

Menjelajahi Kidzania, merupakan pengalaman baru. Disana anak-anak bisa belajar tentang banyak hal, mulai dari melakukan profesi orang dewasa yang mereka idamkan hingga menghargai nilai mata uang.

...
“Pa, besok kakak mau ke Kidzania”, ujar Caca anak kedua kami, begitu saya tiba di rumah sehabis bekerja, malam itu.
“Kakak berangkat dengan siapa?” tanyaku
“Dengan mama, trus dengan teman-teman sekolah juga”, jawab Caca.
“Gimana perasaan kakak?”
“Senang”
“Ya..., udah, kalo gitu, kakak tidur cepat ya, biar besok bisa bangun pagi, biar gak terlambat berangkatnya”, pintaku.

Demikianlah pembicaraan kami malam itu, sekitar 3 tahun lalu. Saat itu, Caca masih duduk di bangku TK dan kunjungan ke Kidzania jadi pengalaman pertamanya. 

Sejatinya, kunjungan ke wahana bermain anak “Kidzania” tak pernah terpikirkan sebelumnya. Dan istri saya, jadi orang pertama yang bersemangat mengusulkannya lewat Komite Sekolah. Maklum, selama ini kegiatan outing yang digelar pihak sekolah lebih banyak ke arena bermain ruang terbuka, seperti: Jungle Land, Ancol, Taman Mini, Ragunan, dll. 

Belakangan setelah melalui diskusi yang cukup alot, semua orangtua siswa pun menyetujui.  Bisa dibilang, usulan ini bersifat anti mainstream. Sementara bagi para orangtua, keberadaan Kidzania dengan beragam wahana memiliki daya tarik tersendiri yang layak tuk dicoba. Apalagi, saat itu, Kidzania sedang naik daun.

Selanjutnya, tinggal maju ke kepala sekolah. Setelah mencari waktu yang pas, si mamaw (baca: sebutan bagi istri saya) ditemani beberapa orang pengurus komite akhirnye menjelaskan maksud usulan mereka. Tak dinyana, ide itu pun bersambut.

Minggu, November 17, 2013

Terios 7 Wonders Memang Jos...

Preview New Daihatsu Terios 2013. 
(sumber: http://www.youtube.com/watch?v=YhCYH8pqBwY) 

Mobil, kini tak lagi hanya sebagai gaya hidup. Mobil telah menjadi kebutuhan dalam menunjang akitivitas sehari-hari, mulai dari transportasi untuk ke kantor, mengantar anak ke sekolah, berbelanja, berlibur hingga berpetualang. 

Selain sebagai alat transportasi, faktor keamanan dan kenyamanan telah menjadi indikator penting dalam fitur yang harus dimiliki sebuah mobil. Beruntung jika semua faktor itu telah tersedia. Pasalnya, semakin mahal harga sebuah mobil, beragam fitur yang ditawarkannnya semakin menunjang keamanan dan kenyamanan penggunanya. Demikian sebaliknya.

Sayangnya, kemampuan finansial kerap menjadi indikator utama dalam menentukan sebuah mobil yang pas bagi penggunanya. Karena jujur saja, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membeli mobil yang mahal. Kalo sudah begitu, biasanya pilihan jatuh pada mobil dengan harga yang terjangkau.

Senin, September 09, 2013

Habis Manis, Sampah di Buang

Ilustrasi: buanglah sampah pada tempatnya.

"Ketika Dunia Dikuasai oleh sampah, Maka Dunia akan Melahirkan sampah juga" [Eustass Kid]

Beberapa waktu lalu, saya dikagetkan dengan  aksi seorang pengendara mobil mewah yang dengan santainya membuang sampahnya di jalan. Sampah yang dibuang itu ukurannya memang terbilang kecil. Bisa jadi bungkus rokok atau benda lain yang ukurannya hanya segenggaman.

Namun aksinya itu, membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, saya yang berada tepat dibelakangnya, tidak menyangka akan mendapatkan lemparan benda kecil itu. Karena kaget, saya berusaha mengelak, membuat saya hampir bertabrakan dengan motor lain yang melintas. Beruntung, saya bisa menguasai keadaan, sehingga kecelakaan tidak terjadi.

Dalam hati saya berguman: "gak nyangka, mobil mentereng, tapi nyampahnya di jalan raya".

ANTARA - Lingkungan

Climate Change News - ENN