![]() |
| (simbol saja, sumber: https://bobchoat.files.wordpress.com) |
Lama juga dia tak berkomunikasi dengan makhluk yang satu itu. Lebih dari beberapa waktu. Sejak komunikasi terakhir yang cenderung kisruh, dia memilih menjauh. Mengambil jarak pandang aman dan posisi yang lebih tinggi agar tak terseret arus utama yang tak tentu arah.
Namun hal itu belum seberapa, dibanding kejutan berikutnya. Kejutan yang membuat ia tak bisa lupa. Kejutan di siang bolong, tentang permintaan yang sejatinya tak banyak gunanya, apalagi membantu. Kejutan yang hanya menyisakan shock!
Kejutan itu memintanya segera berjarak. Tidak mengusik, apalagi mengganggu sesosok mahluk yang sejatinya tak ingin diusik. Mahluk yang jika marah bisa lebih sangar dari singa. Namun jika sedang senang hatinya, selembut domba.




